Suryanews86. Com~BANYUASIN ~Rantau bayur, Pembangunan jembatan yang terletak di Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, hingga saat ini masih menjadi pekerjaan terbengkalai. Ironisnya, proyek yang oleh warga disebut sebagai “Jembatan Buntung” ini sudah berjalan selama 15 tahun lamanya namun tak kunjung rampung 100 persen.
Kondisi jembatan yang seharusnya menjadi akses vital bagi mobilitas warga ini kini hanya berdiri sebagai tugu penantian panjang. Fondasi dan tiang penyangga sudah terlihat, namun bagian atas dan penghubung jalan belum terselesaikan, sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Hal ini tentu saja sangat merugikan warga yang setiap hari harus melintas dengan susah payah menggunakan jalur alternatif sungai dangan menaiki ketek penyebrangan dan harus merogo kocek Rp10000 untuk kendaraan roda dua sekali nyebrang karna hanya ini satu satunya akses menuju kekecamatan sementara anak-anak sekolah SMPN dan SMAN dan orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan RP10000perorang untuk penyebrangan satu minggu,persoalan ini tentu menjadi beban bagi orang tua siswa yang ada di desa tebing abang dan desa rantau bayur.
“Sudah 16 tahun lamanya kami menunggu. Dari zaman pemerintahan dulu sampai sekarang, jembatan ini masih saja begitu, tidak ada kelanjutannya. Kami menyebutnya jembatan buntung karena tidak jelas kapan selesainya,” keluh salah satu tokoh masyarakat setempat, senin (13/4/2026).
Warga sangat berharap adanya kepedulian serius dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk segera merealisasikan penyelesaian proyek ini.
“Kami memohon kepada Bupati Banyuasin dan Gubernur Sumsel, tolong lihat nasib kami di sini. Jembatan ini sangat penting untuk kelancaran ekonomi dan aktivitas warga. Sudah terlalu lama kami menelan pil pahit, semoga tahun ini ada keajaiban dan jembatan ini benar-benar diselesaikan,” pinta warga dengan harap-harap cemas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kapan proyek strategis tersebut akan dilanjutkan dan diselesaikan oleh pihak terkait(red)











