PALEMBANG , Suryanews86.com – Sejarah baru baru saja terukir dengan tinta emas di Bumi Sriwijaya. Momentum bersejarah ini mencatat bahwa untuk pertama kalinya dalam perjalanan organisasi pers di daerah, pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia atau AKPERSI Sumatera Selatan digelar dengan megah dan dihadiri langsung oleh para tokoh elit nasional. Selasa (28/04/2026).
Kehadiran para pemangku kebijakan tingkat pusat ini menjadi sinyal kuat bahwa era jurnalisme yang tidak profesional dan main-main telah berakhir.
Acara akbar ini bukan sekadar seremonial, melainkan deklarasi kekuatan.
Kehadiran Penasihat Khusus Presiden RI memberikan sinyal kuat bahwa keberadaan AKPERSI berada di bawah pengawasan dan perhatian langsung pusat.
Tak ketinggalan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memberikan penghormatan melalui perwakilan Humas Polda Sumsel, menegaskan terjalinnya kemitraan strategis antara kepolisian dan insan pers yang tergabung dalam wadah AKPERSI.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan juga memberikan perhatian khusus dengan mengutus Staf Ahli Gubernur untuk menyaksikan langsung pengukuhan organisasi pers yang kini menguasai jejaring luas hingga 250 media di wilayah Sumsel.
Ketua Umum AKPERSI, Rino Triono, S.Kom., S.H., dalam pidatonya yang menggelegar menegaskan bahwa AKPERSI adalah organisasi profesi yang solid, bukan sekadar ormas atau LSM biasa.
Dengan kekuatan luar biasa berupa 2.500 media dan 100 DPC yang tersebar di seluruh Indonesia, AKPERSI hadir sebagai Benteng Terakhir bagi keadilan dan kebenaran masyarakat.
Kami hadir bukan untuk menciptakan keresahan, tapi untuk memperbaiki marwah jurnalisme.
Siapa pun pejabatnya mulai dari Kepala Desa yang menyalahgunakan Dana Desa, hingga kepala dinas dan bupati harus siap menghadapi kontrol sosial yang tajam, faktual, dan bertanggung jawab dari anggota kami.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, AKPERSI mencuri perhatian dengan menjadi pionir dalam edukasi AI atau Artificial Intelligence Digital Pers.
Para jurnalis dibekali kemampuan khusus untuk membedakan konten asli dan rekayasa hingga level bahasa pemrograman.
Hal ini menjadikan AKPERSI sebagai garda terdepan yang paling siap mengawal program Kabinet Merah Putih dari ancaman hoaks yang dapat merusak kedaulatan negara.
DPD AKPERSI Sumsel membuktikan kekuatan masifnya dengan berhasil membentuk 10 DPC dari 17 kabupaten/kota dalam waktu singkat, membawahi 250 media lokal yang siap bergerak serentak.
Organisasi ini menerapkan Disiplin Baja, berfungsi sebagai bengkel etika yang ketat.
Wartawan yang terbukti menulis tanpa narasumber yang valid atau menyebarkan berita bohong akan dikenakan sanksi tegas hingga pemecatan tidak hormat.
Fungsi kontrol sosial diinstruksikan penuh untuk menjadi mata dan telinga rakyat, mulai dari pengawalan kasus kemanusiaan, tambang ilegal, hingga transparansi anggaran daerah.
DPD AKPERSI Sumsel juga berdiri tegak dengan Independensi Mutlak, hanya berpegang pada garis instruksi Ketua Umum, dan menolak segala bentuk intervensi serta upaya pembelian integritas oleh pihak manapun.
Kehadiran tokoh nasional seperti Laksamana TNI Purn Dr. Drs. Ir. Yono Thamrin beserta jajaran Forkopimda menjadi bukti nyata bahwa AKPERSI adalah organisasi yang kredibel dan diperhitungkan.
Dengan berkibarnya bendera AKPERSI di seluruh penjuru Sumsel, pesan yang disampaikan sangat jelas. Bekerjalah dengan benar dan transparan, atau integritas AKPERSI yang akan bicara.
AKPERSI, JAYA, BERINTEGRITAS DAN PROFESIONAL.
Sumber Organisasi Akpersi
Penulis/ Sunting Pewarta Sumsel











