Banyuasin~ suryanews 86.com~Warga Desa rimba balai, Kabupaten banyuasin resah dengan aktivitas perusahaan perkebunan (PT.MAR.PT.SMS.PT.KAMPT.SAL.yang menggunakan jalan desa sebagai jalur transportasi hasil panen. Jalan desa yang sempit dan rusak menjadi lebih parah akibat dilalui oleh kendaraan berat, seperti truk yang bermutan berat mengangkut hasil panen perusahaan dan di duga opor kapasitas,rabu 31 desember2025.

Menurut edi yansyah(edi Bayur) tokoh pemuda desa rimba balai, aktivitas perusahaan perkebunan ini telah menyebabkan kerusakan jalan desa dan sangat mengganggu aktivitas anak sekolah dan warga yang sehari-hari. Melak sanakan aktivitas untuk bersekolah dan bekerja,jalan desa kami menjadi rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kami khawatir akan terjadi kecelakaan,” kata nya
Edi Bayur juga menambah kan kami selaku Warga juga berharap agar p ada saat pertemuan dengan pihak perusahaan nanti agar kami selaku warga di libatkan Biar pihak perusahaan Tau apa keluhan dan keinginan warga tidak serta apa kontribusi dari perusahaan kedepanya kerna selama ini kami selaku warga belum mendapatkan manfaat yang signifikan dari aktivitas perusahaan. Yang beraaktivitas di daerah kami, dan kami juga sangat hanya ingin jalan desa kami bagus dan diperbaiki dan aktivitas kami srlaku masyarakat tidak terganggu oleh akibat dari aktivitas perusahaan yang lalu lalang mengangkut hasil buah dari perusahaan mereka tutup Edi bayur

“Sementara Umar hamzah Kepala Desa (kades)rimba balai pada saatbdi comfirmasi awak media terkait permasalahan tersebut via henpon kepala desa (pemdes) rimba bala sudah mengetahui keluhan warga tentang persoalan ini dan kami akan segera dalam waktu singkat akan segera memanggil perusahaan yang beraktivitas di wilayah desa kami yaitu, PT. SMS. PT. MAR.PT.KAM.PTSAL mudah~mudahan dengan di panggil nya perusahan perusahan yang beraktivitas di wilayah desa kami bisa menghasilkan kesepakatan dan pihak pihak perusahaan perusahaan yang terkait harus pro aktiv dan segera merespon keluhan keluhan dari warga kami ,dan pihak perusahaan bisa membantu untuk memperbaiki jalan kami yang rusak sehingga aktivitas anak anak sekolah dan warga kami yang lalu lalang untuk pergi kesekolah dan bekerja tidak terganggu tutup kades

“Semetara itu edi bayur juga berharap agar kiranya bukan hanya pemerintah Desa (pemdes)rimbah balai saja yang sigap dalam merespon keluhan masyarakat terkait persoalan ini dan kami berharap agar kiranya bupati Banyuasin dapat memberikan sangsi yang tegas terhadap perusahan yang lalu lalang yang menggunakan jalan masyarakat dan melebihi tonase kami selaku warga desa rimba balai sangat berharap agar keluhan kami selaku warga segera di tindak lanjuti baik itu oleh pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten Banyuasin untuk segera memanggil menejemen perusahaan perkebunan PT. Mart PT. SMS. PT.MAR.PT.SAL untuk membahas masalah ini dengan masyarakat desa rimba balai dan desa terlangu khusus nya dan masyarakat umum lain nya, tutup edi bayur dengan nada geram
“Ketua badan permusyawaratan desa (BPD) desa rimba balai Deri riyadi berharap agar pihak perusahaan selalu memikirkan kepentingan masyarakat dan selalu mendengar kan setiap keluhan dari masyarakat serta kami selalu berharap Agar kehadiran perusahaan di daerah kami bisa berdampak positif dan berkontribusi untuk kepentingan masyarakat Kami bukan sebalik nya tutup Deri. Singkat
Sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan lansung dari semua pihak perusahaan perkebunan yang beraaktivitas di daerah tersebut
Dan Tim media akan terus berusaha untuk mencari informasi lebih dalam terkait persoalan ini(red)











