Suryanews86. Com~Banyuasin~Azhar Muslimin ( kades sejagung ) bantah pemberitaan di beberapa media tentang viral nya potongan video yg di jadikan sumber pemberitaan yg sangat tendesius dan provokatif tanpa adanya klarifikasi langsung pada orang2 yg ada di TKP termasuk saya sendiri.
” Video yg tersebar hanya potongan tidak utuh mulai dari awal sampai akhir, narasi dan isi pemberitaan itu sangat merugikan saya pribadi dan pemerintah desa sejagung serta masyarakat sejagung secara umum. 
” Saya sebagai kepala desa melaksanakan tugas dan kewajiban saya yg dipilih secara demokratis berdasarkan konstitusi yg ada, salah satu nya yaitu melindungi dan menjaga ketertiban umum bagi seluruh masyarakat di desa sejagung.
Kejadian tersebut ketika saya mendapat laporan dari beberapa warga tentang ada nya kegiatan mengumpulkan orang banyak tanpa ijin dan sepengetahuan saya sebagai kepala desa, kemudian saya kroscek dgn seluruh perangkat desa termasuk ketua RT setempat dimana acara dilaksanakan.
Atas dasar itu lah saya beserta staf dan perangkat desa lain nya datang ke lokasi dan berdialog kepada orang2 yg hadir pada acara tersebut, dalam dialog terjadi tidak ada kesepakatan akhirnya kami memutuskan utk segera membubarkan kegiatan ilegal tersebut. Jelas Azhar secara rinci.
Hal tersebut terkonfirmasi langsung oleh oleh ketua RT yg menyatakan bahwa tidak ada permohonan ijin kepada nya….
Kemudian sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, 26 November 2025 Azhar sebagai kepala desa menugaskan Tim yg terdiri dari
1. Kasi pemerintahan
2. Kadus
3. Dan RT
Utk mengecek salah satu gudang milik salah satu warga yg ternyata berisikan pupuk subsidi, dan didapatkan fakta bahwa gudang tersebut telah disewakan , berdasarkan fakta surat perjanjian kerja sama sewa pakai antara Rosandi dan UD mitra tani, didalam gudang tersebut ditemukan juga sejumlah tumpukan karung pupuk jenis urea yg bertuliskan pupuk subsidi.
Sebagai kepala desa tentunya saya berkordinasi dgn kecamatan dan Polsek rantau Bayur. Atas temuan Tim yg kami bentuk.
Pada sore hari pada tanggal yg sama 26 November 2025, pihak polres turun kelokasi utk memastikan dan menyelediki temuan Tim desa tersebut, sampai saat ini berdasarkan informasi yg kami terima sudah 2 orang atau lebih diperiksa oleh polres Banyuasin dgn dugaan sementara penyimpangan pupuk subsidi, tutup kades sejagung saat diwawancarai awak media.
Cerita tersebut dibenarkan dan didukung langsung oleh d armendra ( ketua BPD sejagung ).
” Sebagai ketua BPD yg merupakan representasi perwakilan dari masyarakat desa sejagung saya mendukung penuh langkah yg diambil pemerintah desa sejagung dalam menjaga dan melindungi masyarakat sejagung dari oknum2 yg tidak bertanggung jawab utk mengambil keuntungan pribadi dalam pemanfaatan pupuk bersubsidi, ujar nya.
Menanggapi berita yg dimuat oleh beberapa media yg di duga sangat tendesius dan provokatif terhadap kades dan pemerintah desa sejagung, darmendra menyatakan bahwa itu hanya ulah oknum dan segelintir warga sejagung yg punya kepentingan politik.
Kalo dilihat dari isi berita nya jelas sangat provokatif, pada kesempatan ini juga saya tegaskan bahwa desa sejagung tidak dalam sengketa lahan….seperti yg dituliskan. Yg ada segelintir orang yg merasa tidak puas dgn keputusan pemerintah desa sejagung akan kerja sama pembukaan lahan oleh pihak ke tiga …mereka bukan memusuhi kepala desa secara pribadi secara tidak langsung mereka memusuhi pemerintahan desa sejagung, dan saya harap masyarakat tidak terpancing dan tidak terpengaruh atasan hasutan dan isu yg disebarkan oleh oknum tersebut. Ujar Armen mengakhiri Wawancara nya dgn wartawan ketika dihubungi lewat handphone pribadi nya.(tim)











