Baturaja, Suryanews86.com – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Peran Serta Masyarakat OKU berencana menggelar aksi unjuk rasa damai pada Kamis, 18 Juni 2026 mendatang.
Aksi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 OKU, serta ditembuskan kepada aparat penegak hukum, Dinas Pendidikan, dan media. Kamis (11/06/2026).
Dalam surat bernomor 157/DEMO/Masyarakat/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026, masyarakat menduga adanya ketidaktransparan dalam proses penerimaan siswa baru tahun ajaran ini, khususnya pada jalur domisili.
Mereka menilai sistem yang diterapkan tidak jelas dan diduga mengandung ketimpangan.
Koordinator lapangan Heri Jaya Putra bersama rekannya, Adi Irawan dan Panca Wijaya, menjelaskan bahwa aksi ini dilaksanakan mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Rencananya, aksi akan diikuti sekitar 50 orang peserta dan dilaksanakan di halaman depan SMA Negeri 1 OKU mulai pukul 09.30 WIB.
Setelah aksi, rombongan berencana melakukan audensi dengan pihak sekolah guna menyampaikan aspirasi.
Adapun tiga poin utama tuntutan yang disampaikan adalah: meminta aparat penegak hukum memeriksa kepanitiaan penerimaan siswa, membuka data lengkap calon siswa berdasarkan jarak domisili, serta meneliti sistem pendaftaran online yang dinilai tidak memuat indikator jarak tempat tinggal sehingga berpotensi menimbulkan kecurangan.
“Kami menduga adanya permainan dalam penerimaan siswa baru. Jika sistemnya sesuai aturan, seharusnya jarak tempat tinggal menjadi acuan utama dan tercantum jelas dalam aplikasi. Kami minta semuanya dibuka secara transparan,” tegas Heri.
Masyarakat menegaskan aksi akan berlangsung secara damai dan tertib, dengan membawa alat peraga yang wajar.
Dokumen dan bukti yang dimiliki juga akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.











