MUARA ENIM, Suryanews86.com – The world once again welcomes a historic moment by commemorating World Press Freedom Day which falls today, Sunday, May 3rd, 2026.
Dunia kembali menyambut momen bersejarah dengan memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada hari ini, Minggu, 3 Mei 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Hendra Jaya Saputra (Deky Brantas), Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pewarta Seluruh Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Muara Enim.
Menurut Hendra, peringatan global ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga freedom of expression dan kebebasan pers sebagai fundamental human rights yang tak tergantikan.
“Kebebasan pers adalah nafas demokrasi. Tanpa media yang independent dan responsible, informasi yang akurat dan berimbang sulit terwujud.
Oleh karena itu, perlindungan terhadap profesi jurnalis dan kebebasan media harus terus diperjuangkan secara global maupun lokal,” ujar Hendra.
Ia juga menekankan bahwa Hari Kebebasan Pers Sedunia memiliki makna luas, tidak hanya bagi insan pers, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.
Peringatan ini mengingatkan pentingnya peran media dalam mengawal kebijakan, menyuarakan aspirasi rakyat, serta menjadi kontrol sosial yang sehat.
Tahun ini, peringatan mengusung tema utama “Shaping a Future at Peace” atau “Membentuk Masa Depan yang Damai”.
Tema ini menyoroti peran vital media dalam mencegah konflik, membangun dialogue, dan memperkuat tata kelola yang demokratis demi terciptanya kedamaian.
Hendra berharap, semangat Hari Kebebasan Pers ini dapat terus membangkitkan kesadaran semua pihak untuk saling menghargai, menjaga journalistic ethics, dan bersama-sama mewujudkan ruang informasi yang sehat, positif, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.











