pemerintah Desa Tebing Abang Musyawarah Bahas Pemanfaatan Lahan Dusun 1 kelapa untuk Bajan Baku Bioavtur Jadi Opsi Utama

banner 468x60

BANYUASIN~Suryanews86.com~Pemerintah Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, menggelar pertemuan musyawarah bersama tokoh masyarakat di kediaman Kepala Desa setempat, Nuhasim, pada Jumat (12/6/2026). Agenda utama pertemuan tersebut adalah mencari solusi optimal pemanfaatan lahan di wilayah Dusun I yang selama ini belum berproduksi secara maksimal.

 

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Lahan seluas belum terperinci itu sebenarnya sudah dikelola pihak ketiga selama sekitar lima tahun, dengan empat kali masa tanam padi. Namun hasilnya belum memuaskan karena karakteristik tanah yang memiliki kadar asam tinggi serta kandungan gas yang mengganggu pertumbuhan tanaman pangan.

 

Musyawarah ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, antara lain H. Arkoni MD, Masohan MD, A. Kahar, M. Amin, Muslim, A. Gani, dan Harisun. Turut hadir pula perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Samsul dan Lekat Warnata, sejumlah perangkat desa, Ketua RT, serta Kepala Dusun I.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tebing Abang Nuhasim menegaskan pertemuan ini langkah awal demi mendorong pembangunan desa dan ketahanan pangan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.

 

“Kami sudah berkoordinasi berulang kali dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian, guna mendapatkan solusi terbaik mengatasi kendala lahan ini,” ujar Nuhasim.

 

Dari hasil kajian awal, alternatif yang paling memungkinkan adalah pengembangan tanaman kelapa. Komoditas ini dinilai paling cocok dengan kondisi tanah setempat, sekaligus sejalan dengan program strategis kabupaten dalam penyediaan bahan baku bioavtur.

 

“Perlu ditegaskan, gagasan ini murni usulan kami. Saya sama sekali tidak pernah mencatut nama Bupati Banyuasin dalam rencana pemanfaatan lahan ini,” tegasnya. Ia juga menekankan rencana ini masih wacana dan baru akan dilanjutkan jika mendapat persetujuan bulat dari warga Dusun I.

 

Sementara itu, tokoh masyarakat H. Arkoni MD menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, dorongan penanaman kelapa sejalan dengan kebijakan kabupaten yang menjadikan tanaman ini sebagai sumber utama bahan baku bioavtur.

 

“Ini peluang besar bagi warga Tebing Abang maupun Banyuasin secara umum. Namun keberhasilan program ini sangat bergantung pada kebersamaan dan dukungan seluruh warga,” ucap Arkoni.

 

Ia mengingatkan kembali bahwa lahan tersebut adalah hak milik bersama warga Dusun I, sehingga segala keputusan harus murni kesepakatan bersama. “Selama pengelolaan berjalan tidak ada perselisihan. Harapan kami hanya satu: agar ke depan desa makin maju dan kesejahteraan warga meningkat,” tambahnya.

 

Saat ini tim  masih melakukan pemetaan dan pengumpulan data menggunakan teknologi drone di area lahan yang sudah terbuka. Setelah hasil pemetaan selesai, akan diadakan musyawarah lanjutan untuk membahas teknis pelaksanaan.

 

Berdasarkan hasil diskusi, sekitar 90 persen masyarakat tebing abang sepakat mendukung rencana penanaman kelapa. Dukungan ini diberikan karena program dinilai berpotensi mengangkat ekonomi warga, menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendukung pengembangan industri bioavtur di Kabupaten Banyuasin.(IT)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *