MUARA ENIM, Suryanews86.com – National Paralympic Committee Indonesia (NPC) Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan dua atlet andalannya untuk mengikuti Kejuaraan Nasional PBTI‑Series 2 Ksatria Nusantara yang berlangsung di GOR Bandung Arena, Jawa Barat, pada 3 hingga 5 Juli 2026.
Salah satu atlet binaan dari Kabupaten Muara Enim, Eka Putri Yunia Sari, berhasil menyumbang medali perunggu bagi kontingen Sumsel.
Eka Putri tampil di nomor Kyorugi kelas K‑44 dengan kategori berat badan di bawah 47 kilogram.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) bekerja sama dengan NPC Indonesia, sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kemampuan atlet penyandang disabilitas di cabang olahraga bela diri Taekwondo.
Selain nomor Kyorugi untuk kelas K‑41 dan K‑44, kejuaraan ini juga menyediakan nomor Poomsae yang dibagi berdasarkan jenis keterbatasan, meliputi gangguan penglihatan, intelektual, saraf, fisik, hingga atlet yang menggunakan alat bantu.
Keberhasilan ini turut mengundang rasa bangga dari jajaran pelatih di tingkat kabupaten.
Thezar, Pelatih NPCI Kabupaten Muara Enim, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Tentu saya merasa sangat bangga melihat Eka Putri bisa mengikuti ajang setingkat nasional dan mampu meraih medali.
Keikutsertaannya saja sudah merupakan langkah besar, apalagi bisa membawa pulang penghargaan.
Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan di daerah terus menunjukkan kemajuan,” ujarnya.
Ketua NPC Sumsel, Rian Yohwari, menambahkan bahwa keikutsertaan dua atlet ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mengembangkan potensi olahraga bagi penyandang disabilitas di Sumatera Selatan.
“Meskipun baru mengirimkan dua atlet, kami sangat bangga salah satunya berhasil membawa pulang medali.
Ini menjadi bukti pembinaan yang kami jalankan mulai dari tingkat kabupaten terus menunjukkan hasil yang positif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Sumsel, Hj. Meilinda, menyampaikan dukungannya agar capaian ini menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh.
“Kami terus mendukung pembinaan atlet agar semakin matang, sehingga nantinya dapat bersaing di ajang nasional bahkan internasional,” katanya.
Dalam mengikuti kejuaraan ini, kedua atlet didampingi langsung oleh tim pendamping, yaitu Carly Junisef Vratama sebagai pelatih, Fany sebagai manajer tim, serta Megi sebagai official.
Eka Putri Yunia Sari sendiri mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk para pelatih yang telah membimbing saya.
Prestasi ini akan menjadi penyemangat untuk berlatih lebih giat lagi guna meraih hasil yang lebih baik di kejuaraan mendatang,” pungkasnya.











